Misi Hidup
Oleh : Tusri Rejeki
Dulu, waktu dengar kata misi, yang terbayang adalah suatu organisasi dengan idealisme tertentu, yang punya tujuan untuk memajukan anggota organisasi tersebut beserta pihak terkait. Jadi bayangan misi adalah tugas bersama, yang ditanggung oleh orang-orang atau tim dalam suatu organisasi.
Tapi sekarang, bahkan personal pun sebaiknya punya misi, sehingga hidupnya lebih terarah. Karena misi ini menjadi semacam panduan untuk menjalani hidup,
Apa itu misi hidup?
Arti misi dalam istilah umum adalah langkah atau tindakan yang dilakukan untuk mencapai dan mewujudkan suatu tujuan jangka panjang.
Sedangkan untuk misi hidup, sesuai dengan yang disampaikan oleh Ustadz Harry Santoso adalah alasan kehadiran manusia di muka bumi, ia adalah tugas spesifik sebagai bagian dari tugas umum manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Yang sering terjadi, manusia tidak menyadari misi hidupnya, bahwa misi tersebut telah ada bersemayam dalam diri manusia sebagai fitrah sejati penciptaan dirinya. Dalam kitab suci agama Islam, yaitu Al Quran Surat Adz-Dzariyat ayat 56 disebutkan yang artinya : “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku."
Jadi sudah jelas bahwa garis besar misi hidup manusia adalah beribadah kepada Tuhan.
Ibadah ini sangat luas artinya. Selain ibadah khusus yaitu cara beribadah langsung kepada Tuhan, ada juga ibadah umum, cara kita hidup dengan sesama ciptaan Tuhan di dunia ini.
Beribadah secara umum inilah yang dipakai untuk panduan dalam menyusun misi hidup. Karena sebagian besar misi tersebut akan berhubungan dengan kehidupan di dunia yang sekarang dijalani.
Jika salah dalam menjalani misi hidup, yang terasa adalah gelisah, galau, hampa, seolah ada yang kosong walau hidup berlimpah materi. Mengapa hal tersebut terjadi? Karena apa yang dilakukan tidak sejalan dengan kemauan hatinya.
Bagaimana merumuskan misi hidup?
Naa, bagaimana agar tidak salah dalam menjalani misi hidup? Yang pertama dapat dilakukan yaitu dengan mengenali kembali fitrah diri dengan inner voice. Karena masing-masing diri terlahir sudah dengan blue print yang melekat padanya.
Dari waktu masih kecil, sampai menjadi manusia dewasa dengan segala pengalaman hidupnya, jika ditarik benang merah, akan ditemukan misi hidupnya. Dengan merenungi perjalanan hidup yang sudah dilalui, bisa dirumuskan masa depan sesuai misi hidupnya.
Sehingga terlahir kembali menjadi manusia yang bermakna, puas, dan bahagia, karena sudah berada di jalan yang tepat sesuai misi hidupnya.
Untuk melihat dan mengenali misi hidup, bisa menggunakan web humandesignindonesia.
Dengan memasukkan data tanggal dan tempat lahir, maka akan muncul keterangan misi hidup seseorang.
Keterangan tersebut menjadi panduan untuk merumuskan misi hidup. Apa yang sesuai dengan hati dan minat, apa kecenderungan tindakan yang bisa diambil, sampai bagaimana menyikapi jika berasa dalam situasi yang tidak sesuai dengan rencana.
Dengan mengenali blue print misi hidup, maka akan mudah menentukan jalan hidup yang sesuai dengan hati, sehingga hari-hari lebih mudah dijalani, karena ada panduan untuk mewujudkan cita-cita yang selaras dengan kemauan hatinya.
Mewujudkan cita-cita dengan misi hidup
Jika misi hidup telah ditemukan, maka bisa dijadikan misi hidupnya tersebut untuk mewujudkan cita-cita hidupnya. Tentukan cita-cita yang benar-benar ingin dicapai, kemudian buat rencana tahapan yang akan dilakukan.
Langkah pertama yang diambil adalah menentukan tindakan yang akan dilakukan untuk mewujudkannya.
Misalnya misi hidup menebar kebaikan kepada sesama dengan membagikan pengalaman hidupnya, maka cita-cita yang sesuai adalah menjadi penulis. Yang bisa dilakukan yaitu menulis untuk menuangkan dan membagikan pengalamannya tersebut dalam bentuk tulisan.
Maka langkah pertamanya adalah belajar menulis. Setelah belajar menulis, maka lakukan secara konsisten. Menulis setiap hari apapun yang bisa dituliskan, dan bagaimanapun suasana hati, tetap luangkan waktu untuk menulis, maka secara tidak sadar suatu saat akan didapati tulisan yang panjang, yang bahkan tidak terbayangkan sebelumnya bahwa dapat menulis sebanyak itu.
Selain menulis, dapat dicontohkan memasak. Jika blue print selaras dengan cita-cita menjadi chef, maka belajar memasak. Secara konsisten setiap hari memasak, dan mencatat resepnya. Jika sebelumnya terlalu asin, maka masakan hari ini dikurangi garamnya, demikian seterusnya, sehingga rasa masakan terasa enak, bahkan tidak terbanyang bahwa akan bisa memasak seenak ini.
Kesimpulan
Misi hidup dapat ditemukan jika ada panggilan dalam diri untuk menggalinya. Kegelisahan tentang tujuan hidup, biasanya menjadi panggilan awal. Selanjutnya melihat ke dalam diri, potensi apa yang dimiliki, minat apa yang disukai, dan hal apa yang biasanya dilakukan dengan senang hati, akan menuntun pada hal-hal yang sesuai dengan misi hidup. Dengan menjalani hidup yang sesuai dengan misi hidunya maka hidup akan terasa lebih nyaman dan happy.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar