KELUARGA TEMPAT KEMBALI



 KELUARGA TEMPAT KEMBALI
Ditulis oleh: Nay


Kami dua bersaudara, hubungan persaudaraan kami itu biasa saja, tidak hangat tidak juga bermusuhan, biasa saja. Dulu sewaktu kami masih sama-sama remaja saya sangat iri melihat ada kakak adik yang menurut saya asik, saling bertengkar kemudian akur kembali, saling sayang, saling bercerita dan banyak lagi hal yang membuat saya iri dengan hubungan kakak adik seperti itu, intinya tidak seperti hubungan saya dan Kakak laki-laki saya yang menurut saya hambar, biasa saja.

Terlebih lagi setelah kami sama-sama berkeluarga, jarak kami terasa semakin menjauh, tidak hanya jarak tempat tapi kedekatan hati kami pun semakin menjauh, masalah demi masalah pun menjadikan konflik diantara kami, ego masing-masing dari kamipun semakin terlihat saling tarik tidak ada yang mau mengalah, semua mengaku benar, saling merasa tersakiti.

Sampai akhirnya kakak menghubungiku, beliau datang dengan titik lemahnya, titik terendah yang seolah tidak ada lagi tempat bercerita, tidak ada lagi tempat kembali. Akupun luluh, egoku melemah, berganti dengan rasa iba, rasa sayang sebagai adiknya yang tanpa sadar sebenarnya rasa sayang itu ada, hanya saja kami terlalu kaku dalam mengungkapkan dan mengekspresikanya,

Beberapa hari bersama kakak dan keluarga ternyata kehangatan itu ada, saling perhatian itu ada, saling support dan saling peduli itu pun ada. Hanya saja selama ini terlihat, aku hanya fokus ke orang lain yang terlihat lebih baik dari kami, aku hanya melihat sisi negatif dari kakak saya. Dan satu yang pasti dari kami sama sama peduli dengan orang tua kami.

Dari perjalanan ini, aku sadar kemanapun aku pergi dan menghindar, suatu saat akan ada hal yang membuat kita kembali ke keluarga. Jadi selagi kita masih diberikan kesempatan bersama keluarga maka gunakan kesempatan itu dengan sebaik baiknya.

Salam sayang & hangat untuk keluarga tercinta 💗



Tidak ada komentar:

Posting Komentar