Gathering & Healing Journey
Permata Hati Indonesia
Bromo Tengger Semeru 2-3 Agustus 2025
Belakangan ini istilah "healing" memang sering dikaitkan dengan konsep perjalanan atau "jalan-jalan". Perjalanan disini bisa dalam arti spiritual, emosional, atau bahkan fisik. Dalam banyak konteks, tak bisa dimungkiri bahwa perjalanan atau "jalan-jalan" memang dapat menjadi sarana untuk healing, baik itu melalui:
- Perjalanan spiritual: Perjalanan ini dapat membantu individu untuk mencari makna, koneksi dengan diri sendiri, atau koneksi dengan yang lebih tinggi.
- Perjalanan alam: Perjalanan menjelajahi alam dapat membantu individu untuk merasa lebih dekat dengan alam, mengurangi stres, dan meningkatkan kesadaran diri.
- Perjalanan introspeksi: Perjalanan introspeksi dapat membantu individu untuk memahami diri sendiri lebih baik, mengoreksi dan memilih antara yang baik dan buruk. Belajar dari kesalahan dan memaafkan diri sendiri untuk mencapai keadaan yang lebih baik.
Sedangkan healing journey adalah proses penyembuhan dan pemulihan dari luka emosional, trauma, atau pengalaman sulit lainnya. Proses ini dapat membantu individu untuk mengatasi dampak negatif dari pengalaman tersebut dan mencapai keadaan yang lebih seimbang dan damai.
Senada dengan program pembelajaran yang ada di Komunitas Permata Hati tentang Self Healing. Komunitas ini mengadakan agenda Gathering dan Healing Journey 2, ke Bromo Tengger Semeru pada tanggal 2-3 Agustus kemarin. Tidak hanya mengajak member untuk melakukan healing dalam arti jalan-jalan, agenda Gathering dan Healing Journey Permata Hati kali ini juga menggabungkan tiga konsep perjalanan yang aku sebutkan diatas, yaitu perjalanan spiritual, alam, dan introspeksi.
- Perjalanan Spiritual
Bertempat di Hadiwijaya Spiritual Camp (sponsor dari Dea Bakery, Malang) yang menjadi tempat titik kumpul sekaligus penginapan bagi seluruh member yang ikut serta dalam acara ini. Sore hari di hari pertama agenda Gathering dan Healing Journey diisi dengan tahap healing secara spiritual. Dikemas santai berkonsep sarasehan, Direktur Permata Hati, Mbak Zakiyah Barokah mengisi materi tentang pentingnya wanita bisa kuat berdiri di kaki sendiri, secara fisik, mental dan spiritual.
Perempuan, dalam kesehariannya sering dihadapkan dengan banyaknya peran ganda. Namun, kadang pekerjaan yang tidak ada habisnya dirumah sering dianggap remeh, bahkan dianggap tidak bekerja. Hal ini membuat perempuan sering merasa tidak dihargai sehingga memicu banyaknya rasa tidak nyaman muncul, seperti stress, merasa insecure, dsb.
Dalam kesempatan sarasehan kemarin Mbak Zakiyah Darojah menyampaikan tentang bagaimana membersihkan hati dan jiwa. "Karena semua hal yang terjadi dalam hidup kita sesungguhnya berasal dari hati dan jiwa kita sendiri, yang ada di luar hanyalah cerminan, jika kita baik maka yang diluar akan mengikuti menjadi baik, demikian juga sebaliknya."
Bagaimana caranya agar hati dan jiwa kita menjadi bersih?
Jawabannya: ya, tentu saja dengan meng-healing hal-hal negatif yang ada dalam diri kita. Ada 3 tahapan healing menurut mbak Zakiyah Darojah yaitu:
- Journey to Self Acceptance: proses menuju penerimaan diri sendiri, keadaan, atau pengalaman yang telah terjadi
- Journey to Self Awareness: proses bagaimana kita meluaskan kesadaran diri
- Journey to Happiness: proses bagaimana kita membangun kebahagiaan.
Jika kita sudah bisa melalui tiga tahapan tersebut, inshaallah kita akan mencapai kebahagiaan dan kedamaian.
Diakhir acara Mbak Zakiyah Darojah mengajak para peserta untuk merenung sejenak tentang makna dan misi hidup masing-masing. Tak lupa juga mengingatkan bahwa setiap orang bisa jadi terlihat baik-baik saja, tapi ketika kita coba duduk disampingnya, mengajaknya ngobrol lebih dalam, ternyata semua sedang berjuang dengan masalah masing-masing yang tak semua bisa di ceritakan. Jadi tidak perlu merasa jadi korban sendirian. Semua yang hidup di dunia ini ternyata sedang berjuang.
"We're all just trying to look okay while figuring out how to survive"
Setelah itu sarasehan ditutup dengan saling berpelukan dan saling memberi kata semangat, menguatkan satu sama lain.
- Perjalanan Alam
Sebelum acara sarasehan di sore hari berlangsung, peserta acara Gathering dan Healing Journey diajak mengikuti acara fun games yang di laksanakan di wisata alam Ledok Amprong yang letaknya tidak begitu jauh dari lokasi Hadiwijaya Spiritual Camp. Selain acara ini mampu meningkatkan bonding antar anggota juga bisa menjadi stress release sejenak. Sejenak para wanita ini yang tadinya berperan sebagai istri dan ibu di rumah, hari itu mereka bisa bertingkah dan seseruan layaknya bocah. Mereka diajak menyanyi, main games, dan bebas berekspresi dalam fun games. Setelahnya, mereka juga bisa bebas menikmati alam, lari-larian, main air, dan foto-foto.
Membuat siapapun yang melihatnya bisa berfikir atas keagungan Tuhan dan betapa luas serta indahnya alam semesta. "Tak perlu kita terkungkung pada hal kecil yang membuat kita sesak, karena dunia ini begitu luas."
Seusai rangkaian kegiatan healing perjalanan alam dan spiritual, panitia acara dan peserta pun melakukan kegiatan introspeksi.
Tidak hanya introspeksi acara tapi juga perenungan, bahwa: "Setiap kita yang ditakdirkan lahir didunia ini pasti memiliki arti. Sekecil apapun keberadaan kita, Tuhan pasti memberikan misi untuk kita ada didunia. Seremeh apapun misi kita, kita layak dan berarti untuk semesta."
Asli senangnya. salah satu hari yang kusyukuri ada dalam perjalanan hidupku
BalasHapusRuaaarbiasaa 👍❤️
BalasHapus